Oleh: Agung Baskoro Adi. S.Pd., M.M

1. Pendahuluan
Generasi Z merupakan kelompok demografis yang tumbuh dan berkembang di tengah percepatan teknologi digital, termasuk dalam bidang ekonomi dan keuangan. Karakteristik Gen Z yang lekat dengan teknologi, media sosial, serta pola konsumsi digital menjadikan kelompok ini sebagai segmen strategis dalam pemasaran produk, khususnya produk keuangan dan layanan digital. Dalam konteks ini, strategi manajemen pemasaran tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan konvensional, melainkan harus bertransformasi mengikuti preferensi, nilai, dan perilaku digital Gen Z.
Perkembangan ekonomi digital telah menciptakan perubahan signifikan dalam pola konsumsi dan pengelolaan keuangan generasi muda. Digitalisasi ekonomi melalui e-commerce, fintech, dan bank digital memberikan kemudahan transaksi, kecepatan layanan, serta akses finansial yang luas (Ismeirita, 2023). Namun, kemudahan ini juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya perilaku konsumtif, impulsif, serta rendahnya kecenderungan menabung di kalangan Gen Z.
Penelitian Edward et al. (2025) menunjukkan bahwa Gen Z memiliki kecenderungan kuat menggunakan fintech karena faktor kemudahan, kecepatan, dan fleksibilitas transaksi. Lebih jauh, studi tersebut mengungkap bahwa Gen Z mulai menyadari pentingnya investasi sebagai strategi menghadapi tingginya biaya hidup dan gaya hidup digital. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran orientasi finansial dari sekadar konsumsi menuju pengelolaan keuangan jangka panjang, meskipun belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai.
Di sisi lain, adopsi bank digital oleh Gen Z juga dipengaruhi oleh persepsi kemudahan penggunaan dan kegunaan sistem. Ilham dan Sihotang (2024) melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan Stimulus–Organism–Response (S-O-R) menemukan bahwa kemudahan penggunaan menjadi stimulus utama yang mendorong sikap positif dan niat menggunakan layanan bank digital. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran produk digital harus berorientasi pada pengalaman pengguna (user experience).
Gaya hidup digital Gen Z turut membentuk pola pengambilan keputusan ekonomi. Digitalisasi ekonomi mendorong perilaku Fear of Missing Out (FOMO), hedonisme, serta konsumsi berbasis tren (Ismeirita, 2023). Kondisi ini menuntut perusahaan dan institusi keuangan untuk tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun narasi nilai, edukasi finansial, serta keterlibatan emosional melalui kanal digital.
Dalam konteks manajemen pemasaran, pendekatan berbasis digital marketing menjadi sangat relevan untuk menjangkau Gen Z. Media sosial, influencer marketing, konten interaktif, dan personalisasi layanan menjadi instrumen utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan segmen ini. Strategi pemasaran yang bersifat edukatif, transparan, dan autentik terbukti lebih diterima oleh Gen Z dibandingkan pendekatan promosi yang bersifat agresif.
Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk membahas strategi manajemen pemasaran produk digital kepada Generasi Z dengan mengintegrasikan temuan empiris dari berbagai penelitian terkait perilaku keuangan, fintech, dan bank digital. Pembahasan difokuskan pada bagaimana pemasaran digital dapat diselaraskan dengan karakteristik, nilai, dan perilaku Gen Z dalam konteks ekonomi digital.
Kesimpulan
Studi ini menunjukkan bahwa Generasi Z merupakan segmen strategis dalam pemasaran produk digital, khususnya di sektor ekonomi dan keuangan. Kemudahan penggunaan, nilai fungsional, serta pengalaman digital menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan Gen Z. Kontribusi artikel ini terletak pada integrasi perspektif perilaku Gen Z dan strategi pemasaran digital, serta membuka peluang penelitian lanjutan terkait literasi keuangan dan keberlanjutan perilaku finansial Gen Z.
Daftar Pustaka
Edward, R., Tambun, S., & Ainy, F. N. (2025). Identifikasi Perilaku Gen Z atas Penggunaan Fintech. Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia, 5(1), 21–27.
Ilham, T. M. R., & Sihotang, E. T. (2024). Analisis Perilaku Generasi Z dalam Mengadopsi Bank Digital: Pendekatan TAM dan S-O-R. Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis, 9(2), 438–455.
Ismeirita. (2023). Pengaruh Digitalisasi Ekonomi terhadap Gaya Hidup Generasi Z dan Milenial. Prosiding Nasional Ekonomi Digital.
