Akuntansi

Memahami Sustainable Development Goals (SDGs)

Author: Yustin Nur Faiza, S.Tr.Ak., M.Ak.,Ak.

The Sustainable Development Goals (SDGs) adalah seruan universal untuk bertindak, yang diadopsi oleh semua negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2015, yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini, dan memastikan bahwa semua orang menikmati perdamaian dan kemakmuran pada tahun 2030. SDGs, yang terdiri dari 17 tujuan, dibangun di atas keberhasilan Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) sambil memasukkan bidang-bidang baru seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan ekonomi, inovasi, konsumsi berkelanjutan, perdamaian, dan keadilan, di antara prioritas-prioritas lainnya.

Sumber: Freepik

The 17 Sustainable Development Goals:

  1. No Poverty: Akhiri kemiskinan dalam segala bentuknya di mana pun.
  2. Zero Hunger: Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan gizi, serta mempromosikan pertanian berkelanjutan.
  3. Good Health and Well-being: Memastikan kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua orang di segala usia
  4. Quality Education: Memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.
  5. Gender Equality: Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.
  6. Clean Water and Sanitation: Memastikan ketersediaan dan pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua.
  7. Affordable and Clean Energy: Memastikan akses terhadap energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern untuk semua.
  8. Decent Work and Economic Growth: Mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan berkesinambungan, lapangan kerja yang penuh dan produktif, serta pekerjaan yang layak untuk semua.
  9. Industry, Innovation, and Infrastructure: Membangun infrastruktur yang tangguh, mendorong industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi.
  10. Reduced Inequality: Mengurangi ketidaksetaraan di dalam dan di antara negara-negara.
  11. Sustainable Cities and Communities: Menjadikan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
  12. Responsible Consumption and Production: Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
  13. Climate Action: Mengambil tindakan segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.
  14. Life Below Water: Melestarikan dan memanfaatkan samudra, laut, dan sumber daya kelautan secara berkelanjutan untuk pembangunan berkelanjutan.
  15. Life on Land: Melindungi, memulihkan, dan mendorong pemanfaatan ekosistem darat secara berkelanjutan, mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi penggurunan, serta menghentikan dan membalikkan degradasi lahan dan menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati.
  16. Peace, Justice, and Strong Institutions: Mempromosikan masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua, dan membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan inklusif di semua tingkatan.
  17. Partnerships for the Goals: Memperkuat sarana implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan.

Pentingnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

SDGs sangat penting karena SDGs mengatasi akar penyebab kemiskinan dan menyatukan kita untuk membuat perubahan positif bagi manusia dan planet ini. SDGs dirancang untuk membawa dunia ke beberapa ‘titik nol’ yang mengubah kehidupan, termasuk nol kemiskinan, kelaparan, AIDS, dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan. Tujuan-tujuan tersebut saling berkaitan – seringkali kunci keberhasilan pada salah satu tujuan akan melibatkan penanganan isu-isu yang lebih sering dikaitkan dengan tujuan lainnya.

Kemajuan dan Tantangan

Sejak penerapannya, telah terjadi kemajuan yang signifikan di beberapa bidang. Sebagai contoh, tingkat kemiskinan ekstrem telah berkurang lebih dari setengahnya sejak tahun 1990. Akan tetapi, tantangan masih tetap ada. Perubahan iklim terjadi lebih cepat dari yang diantisipasi, sehingga memperburuk degradasi lingkungan dan mengancam pencapaian SDG. Ketidaksetaraan ekonomi terus meningkat, dan konflik serta ketidakstabilan mengganggu kemajuan.

Peran Berbagai Stakeholders

Pencapaian SDGs membutuhkan tindakan dari semua pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan individu. Pemerintah perlu membuat dan menerapkan kebijakan yang mendorong pembangunan berkelanjutan. Perusahaan dapat berkontribusi dengan mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan dan berinvestasi dalam inovasi yang dapat mengatasi tantangan sosial dan lingkungan. Organisasi masyarakat sipil memainkan peran penting dalam mengadvokasi tujuan-tujuan tersebut dan meminta pertanggungjawaban pemerintah dan bisnis. Individu dapat berkontribusi dengan membuat pilihan yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari dan berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan.

Kesimpulan

The Sustainable Development Goals adalah rencana besar dengan tujuan transformasi yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi dunia. Kita dapat mencapai tujuan ini dan memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dengan bekerja sama di seluruh sektor masyarakat. Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan adalah komitmen bersama untuk kemakmuran dan perdamaian, baik sekarang maupun di masa depan. SDGs menawarkan kerangka kerja yang kuat untuk memandu upaya kolektif kita menuju dunia yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan, meskipun jalan ke depan cukup menantang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *