Pengelolaan Perhotelan

PENGELOLAAN MAKANAN KONTINENTAL

Author: Mafisa Restami, S,Pd.M.Pd.

Dosen: Pengelolaan Perhotelan

Makanan kontinental merupakan makanan yang berasal dari negara Eropa, Amerika dan Australia. Sejarah makanan kontinental pada masa bangsa Romawi menguasai Eropa yang kemenangannya dirayakan dengan adanya pesta. Negara yang merayakan pesta dengan hidangan istimewa adalah Prancis dan sebagai pusat perkembangan kuliner pertama kali pada zaman Louis XIV. Setelah abad XIV Eropa mengalami revolusi agama dan politik, banyak warga Eropa berpindah melarikan diri ke Amerika. Makanan kontinental memiliki ciri-ciri makanan sebagai berikut:

  1. Eropa Barat: Perancis, Belgia, Swiss, Jerman

Bumbu yang sering dipakai adalah lada garam (soft & pepper)

2. Eropa Timur: Ceko, Hongaria, Yunani, Romawi, Rumania

Bumbu masakannya tajam karena banyak menggunakan rempah-rempah (herb)

3. Eropa Selatan: Italia, Portugal, Spanyol

Berbumbu tajam menggunakan pala, lada, kayu manis.

Makanan kontinental mempunyai penyusunan menu dengan beberapa klasifikasi yaitu, berdasarkan strukturnya, berdasarkan pembagian waktu musim. Susunan menu continental berdasarkan strukturnya, dibedakan menjadi menu klasik dan menu modern. Menu klasik biasanya dijumpai menu banquette dengan susunan: cold appetizer, soup appetizer, soup, hot appetizer, fish, main course, hot entrée, cold entrée, shorbet, roastand salad, vegetable, sweet dish, savoury, dan dessert. Struktur menu model lebih simpel: appetizer, soup, main course, dessert. Penentuan struktur menu makanan kontinental mempunyai prinsip makanan setiap negara berbeda sesuai tempat, situasi, dan beberapa faktor yang behubungan dnegan persediaan pangan, letak geografi, iklim dan adat istiadat. Berdasarkan pembagian negara 4 musim yaitu breakfast menu, brunch, lunch, afternoon tea, dinner, dan supper.

  1. Breakfast menu antara 06.00-09.00 dengan kriteria mudah dan cepat, beberapa menu dari breakfast menu antara lain adalah:

a. Olahan eggs: boiled eggs, poanched eggs, fried eggs, scrambled eggs, omelette

b. Cereals: cornflakes, rice crispes, parridge, ect.

c. Fish: fish cake, smoked haddock, etc.

d. Hot meat: grilled ham, bacon, sausage.

e. Cold meat: cold ham, bacon, cold.

f. Bread: croissants, toast, bread,etc.

g. Preserves (makanan pelengkap awetan): jam, marmalade, honey, etc.

h. Berevage: tea, coffee, milk, chocolate, etc.

2. Brunch (waktu minum kopi) antara pukul 10.00-11.00, adalah waktu makanan selingan antara makan pagi dan makan siang. Menu yang disajikan yaitu kue dihidangkan bersama kopi atau teh.

3. Lunch (waktu makan siang) antara 12.00-15.00, dengan menu makanan berat.

4. Afternoon tea (waktu makan teh) antara 16.00-18.00, waktu makanan selingan waktu makan lunch dan dinner. Menu makanan biasanya makanan ringan.

5. Dinner antara pukul 18.00-21.00 dengan varian menu yang lebih banyak dari makan siang.

6. Supper (waktu makan tengah malam) yaitu sesudah pukul 22.00. Susunan menu dengan memperhitungkan jumlah kalori lebih kecil daripada dinner. Kelompok makanan supper antara lain adalah:

a. Cold cuts: smoked ham, cold fish.

b. Entress: beef stew, lasagna.

c. Grilled: hamburger, minute steak.

d. Sweet or dessert: English cake, fresh fruit cake, etc.

7. Banquet menu yaitu pesta jamuan makan. Pada penyusunan makanan banquet mengacu pada prinsip:

a. Makanan yang dihidangkan rapi, dalam jumlah banyak, dan bervariasi sehingga tamu dapat mengambil sesuai selera.

b. Menghindari hiasan makanan (garnish) yang rumit.

8. Buffet menu. Menu ini rangkaian menu sama seperti banquet menu, tetapi perbedaannya ada pada biaya tambahan dekorasi bunga, hiburan, kartu undangan, pembawa acara, dan biaya khusus lainnya. Buffet menu dikelompokkan menjadi 2 kelompok light buffet (makanan dihidangkan tidak banyak mengandung kalori) dan full buffet (makanan dihidangkan tidak banyak mengandung kalori).

 Referensi

Dirjen Pembinaan Kursus dan Pelatihan. (2015). Pengelolaan Makanan Kontinental. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ariyani, Dwi. (2017). Pengaruh Kesulitan Belajar Mengolah Makanan Kontinental Terhadap Prestasi Belajar pada Siswa SMK. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Vol 3, No.1. DOI: https://doi.org/10.30738/keluarga.v3i1.1963. Fridiarty, Lelly & Ramadhan, Aji. (2020). Hubungan Penguasaan Istilah Asing dengan hasil Belajar Makanan Kontinental Siswa Kelas XI SMK Putra Anda Binjai. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, Vol 18, No. 1. DOI: https://doi.org/10.24114/jkss.v18i1.25066

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *